Setiap Manusia yang Lahir Adalah Pemenang

    Setiap manusia diciptakan untuk menjadi pemenang, tapi mengapa banyak dari mereka yang tidak mengerti hal itu dan terlalu cepat untuk putus asa. Banyak tokoh-tokoh dunia yang awalnya adalah seorang yang memiliki keterbatasan. Namun keterbatasannya itu mampu menjadi motivasinya untuk terus maju hingga meraih sukses. Seperti contoh Albert Einstein, dulunya adalah seorang yang memiliki keterbelakangan mental. Banyak pasti yang belum mengetahuinya.  Albert Einstein adalah seseorang yang terlambat bicara. Beliau bukanlah seorang lulusan Sarjana ataupun Professor. Tapi melalui keterbatasannya dia mampu menciptakan banyak rumus yang terkenal dan dipakai hingga saat ini. Selain beliau masih banyak lagi. Nabi Muhammad SAW, sauritauladan bagi seluruh umat manusia juga dulunya adalah seorang anak yatim yang ditinggal meninggal Ayahnya ketika dia masih dalam kandungan. Ketika dia masih kecil, Ibunya meninggal dan Menjadi Anak Yatim Piatu. Sejak saat itu dia tinggal bersama pamannya. Hidupnya sulit tapi beliau pantang menyerah. Dalam menyebarkan Agama islam beliau tidak pernah menyerah walaupun berjuta-juta hinaan dan cacian dihadapi. Banyak rencana pembunuhan yang dilancarkan kepada beliau karena menyebarkan agama. Namun beliau tak pernah gentar karena beliau myakini bahwa yang dilakukannya adalah benar. Seharusnya kita harus mencontoh beliu yang pantang menyerah. Yakini apa yang kita lakukan, kerjakan lah dengan sungguh, jangan pernah menyerah dan yang terpenting adalah selalu berdoa kepada Allah SWT. Jangan pernah gampang menyerah hanya karena beberapa alasan kecil. Bangkit dan berjuanglah. Berusahalah belajar dari kelemahan orang-orang yang berhasil dan jangan terpaku hanya pada kelebihannya saja.
     Setiap manusia yang lahir itu adalah manusia terbaik. Mereka yang lahir adalah hasil dari seleksi. Bayangkan saja, dari berjuta-juta sperma yang ada, kita yang lahir inilah yang berhasil mengalahkan semuanya dan lahir kedunia ini. Sehingga patutlah kita bangga dengan diri kita sendiri bahwa kitalah pemenang. Kitalah manusia terpilih yang berhak ada di Dunia ini. jangan pernah menganggap dirimu lemah karena setiap manusia memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing tergantung dari bagaimana kamu menyikapinya. Galilah potensi yang kamu miliki dan kembangkan, jangan terpuruk dengan kelemahanmu karena kamu adalah orang terpilih. Kamu orang terbaik yang berhak lahir kedunia ini. Jangan pernah patah semangat apapun yang terjadi. Kejarlah mimpimu setinggi-tingginya hingga kamu mencapainya.
    Mainset kamu yang harus diubah. Kamu yang menganggap diri kamu lemah karena itu kamu jadi lemah. Kamu harus yakin bahwa kamu adalah yang terbaik. Kamu bisa, kamu mampu, apapun yang terjadi harus bisa. Mimpilah setinggi tingganya karena dengan bermimpi tinggi kamu akan menjadi orang besar. Diimbangi juga dengan niat dan kesungguhan hati yang besar pula.
    Janganlah menyalahkan apapun atau siapapun atas kegagalan yang terjadi pada dirimu. Kamulah yang paling berhak kamu salahkan. Jika kamu gagal dalam ujian maka jangan pernah menyalahkan yang lain seperti karena tidak memiliki buku, gurunya yang tidak bisa mengajar atau yang lainnya. Kamulah yang paling berhak atas dirimu. Jika kamu berhasil itu karena kamu, bukan orang lain. Berusahalah bertanggung jawab atas dirimu sendiri dan bukan menjadi beban bagi orang lain.
     Saya mengutip kata-kata dari George Bernard Shaw yang mengatakan, "Live is not about yourself, but life is about finding yourself". Dan pesan dari saya "Hidup adalah perang, banyak strategi yang harus diterapkan jika ingin mengalahkan lawan, bukan hanya diam, karena itu berjuanglah sampai titik darah penghabisan, jadilah pemenang".

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar