Gili Meno: Surga Terapung dari Barat Pulau Lombok

Gambar Gili Meno
Gili Meno (c) baskgilimeno.com


Gili Meno menawarkan ‘potongan surga’ yang membawa pengunjung pada kenyamanan dan ketenangan yang sangat sulit diberikan oleh destinasi-destinasi wisata lainnya.

Bagi kamu yang menyukai ketenangan saat berlibur, objek wisata Gili Meno sangat pas buatmu. Merupakan gili paling mini di antara gili-gili yang ada di barat Lombok. Pulau mini ini memang tidak sepopuler Gili Trawangan yang menawarkan berbagai spot party di dalamnya, namun Gili Meno merupakan tempat kontemplasi paling pas setelah melakukan berbagai aktivitas hedon di Gili Trawangan. Pulau ini masih sepi pengunjung, dan bonusnya adalah siapapun yang mengunjunginya akan merasa pulau itu milik mereka sendiri. Kesan ekslusifitas sangat kental, ketenangan dan nuansa pantainya membuka seluruh memori yang ada di pikiran kita untuk kemudian hilang terbawa angin dan ombak menuju lautan lepas.

Pulau ini terletak di barat Lombok, jadi bagi kamu yang sedang berlibur di Pulau Bali bisa sekaligus menyeberang sedikit ke Gili Meno. Saking sepinya, penduduk di sini hanya ada sekitar 400 orang yang tersebar di beberapa rumah memanjang di bagian sisi pulau. Bagi kamu yang pernah menonton film ‘Life of Pi’ pasti familiar dengan tanah terapung di lautan, karena di sini merupakan representasi paling pas dari tanah terapung tersebut. Pulau eksotis ini memang ditujukan bagi wisatawan yang menginginkan ketenangan total, sangat cocok bagi kamu yang berbulan-bulan bekerja kantoran dan menginginkan kedamaian untuk sementara waktu.

Meskipun sepi, namun objek wisata Gili Meno memiliki beberapa penginapan yang bisa dipakai  oleh pengunjung. Meskipun tidak sesempurna Gili Trawangan dalam hal fasilitas, pulau eksotis ini masih memberikan pelayanan terbaiknya pada pengunjung.  Namun meskipun minim fasilitas, aura surgawinya selalu berhasil menarik banyak wisatawan mancanegara untuk berkunjung dan menikmatinya. Pengunjung biasanya berasal dari Australia, negara-negara Eropa dan Amerika. Pulau mini dengan kesan eksotis selalu identik dengan pantai pasir putih, begitu pula dengan tempat ini. Kamu bisa berjalan-jalan di sekitar bibir pantai, menikmati air laut yang jernih dan juga desiran ombak yang mengalun tenang.

Meskipun berukuran mini, namun Gili Meno memiliki danau garam di bagian barat pulau. Danau garam ini bisa menjadi spot yang sangat bagus untuk fotografi, selain kamu juga bisa bersantai-santai di sekitarnya. Bagian paling maksimal dari pulau kecil ini adalah kegiatan snorkelingnya, pengunjung bisa menyelami air laut yang super jernih. Dengan jernihnya air laut tersebut membuat pengunjung dapat dengan mudah menemukan berbagai flora dan fauna seperti terumbu karang, penyu dan berbagai ikan-ikan warna-warni. Selain snorkeling kamu bisa berenang-renang di tepian pantai, karena airnya yang masih sangat jernih.

Selain berbagai hal menarik tersebut, Gili Meno juga memiliki penangkaran penyu hijau di mana travelers bisa melihat berbagai proses penangkaran hewan yang dilindungi tersebut. Ada juga sarang burung-burung langka seperti Jalak Bali, Elang Beo, Pelikan dan lain-lain yang terdapat di pulau ini. Untuk dapat mengakses pulau nan eksotis ini, kamu bisa menggunakan jalur dari Pulau Bali dengan menggunakan jasa fast boat. Dengan transportasi cepat tersebut, akan semakin meminimalisasi waktu perjalanan. Selain itu kamu juga bisa melalui perjalanan dari Pulau Lombok, yaitu melalui pelabuhan Bangsal untuk kemudian menggunakan jasa transportasi menuju Gili Meno.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar
5 April 2016 at 10:32 delete

Jadi dari Bali bisa ya. Kalau tau detailnya, tulis sekalian ya sama perkiraan biayanya. Trims,
Salam kenal dari Bandung.

Reply
avatar
5 April 2016 at 18:06 delete

Iya, Mbak. Dari Bali bisa. Tapi untuk estimasi biaya saya kurang paham, soalnya belum pernah. Tapi setahu saya ada kapal khusus yang bisa disewa dari pelabuhan Padang Bai langsung ke Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Saya kurang paham tarifnya tapi yang jelas lumayan mahal bagi saya. Hehe. Salam kenal juga, Mbak. Dari Putra asli Sasak (Lombok).

Reply
avatar