Ini Cerita Saya tentang Nikmatnya Traveling Sendirian, Bagaimana denganmu?


Traveling sendirian, apa enak? Bagi saya ini sangat menyenangkan. Kenapa? Karena traveling sendirian itu seru!
Oke, sudah pada nonton film AADC2 kan? Bagi yang belum, buruan tonton deh. Eh, bukan maksud mau bahas soal film itu. Ada sepenggal kalimat dari Rangga yang saya sangat setuju soal perbedaan traveler dan turis. Yang sudah nonton pasti paham apa yang saya maksud. Kalau turis pasti inginnya cepat sampai atau sama sekali tidak menikmati perjalanan, sangat berbeda dengan traveler. Proses atau perjalanan menuju tempat tujuan lah yang menjadi hal yang ditunggu-tunggu dan selalu menimbulkan kesan yang berbeda.

Foto ini diambil sekitar awal tahun 2013
Bagi seorang traveler, yang utama adalah proses,  dan tujuan bisa dibilang bonus dari hasil proses itu. Saya sendiri juga adalah seorang yang suka traveler. Bersama dengan Jupiter MX tahun 2008 ber-plat DR 6942 SN, banyak sekali tempat yang sudah saya singgahi, entah itu sendiri atau bersama rombongan. Keliling Pulau Lombok, Pulau Bali juga pernah (ya walaupun cuman numpang lewat saja :v), bahkan untuk Pulau Jawa hanya Provinsi DKI Jakarta dan Banten saja yang belum saya singgahi.

Yah, bukan bermaksud pamer. Saya cuman ingin cerita kalau traveling itu asik. Banyak pengalaman di tempat baru yang bakal kamu temuin. Dari sekian banyak traveling yang pernah saya lakuin, beberapa di antaranya adalah saya lakukan hanya seorang diri. Seru lho! Asal segala persiapan disiapin secara matang perjalanan akan menjadi sangat menyenangkan.
Bagi yang bukan pecinta traveling, mungkin akan merasa biasa aja atau bahkan membosankan. Tapi bagi saya dan mungkin sebagian besar traveler, hal ini adalah bagian paling penting dan menyenangkan saat melakukan traveling. Nah, berikut ini yang menurut saya adalah hal-hal yang membuat traveling itu menyenangkan dan bikin ketagihan:

Traveling Bersama


1.    Setiap Jalan yang dilewati selalu memberikan sensasi tersendiri 
Entah ini berlaku untuk saya saja atau mungkin sebagian traveler juga megalaminya. Beberapa jalan yang bahkan baru pertama kali saya lewati justru terasa sangat familiar seakan mengingatkan saya dengan jalan di kampun halaman. Terkadang ini juga membuat saya rindu rumah, tapi di sisi lain ini memberikan kesan dan sensasi tersendiri, kadangan jalan dengan kesan seperti ini yang saya tunggu.
2.    Ada view-view menarik yang tidak akan kamu temukan kalau hanya diam di rumah 
Saya yang melakukan perjalanan dengan sepeda motor kadang berhenti atau melambatkan motor saat menemukan view-view keren. Ya bisa dibilang ini buat hiburan ringan lah. Apalagi buat yang doyan selfie, biuh, pasti berhenti dah buat foto-foto dulu. Haha. Saya sih mikirnya kalau sering berhenti malah kapan sampainya?
3.    Ride is Lifestyle 
Berkendara adalah gaya hidup. Gaya hidup setiap orang tentu berbeda-beda, dan bagi saya berkendara adalah gaya hidup saya. Melakukan jarak jauh itu selalu menimbulkan sensasi dan kenikmatan tersendiri. Banyak hal-hal baru yang bisa kita temukan. Awalnya sih ada rasa takut atau was-was, tapi asal persiapan yang matang dan percaya pada Yang Kuasa, Insya Allah aman.
Lalu, bagaimana dengan traveling sendirian? Nah, justru traveling sendirian lebih menyenangkan lagi menurut saya. Ada 5 hal yang membuat traveling sendirian itu lebih menyenangkan versi saya. Apa saja itu? Simak ulasan saya berikut ini:
1.    Lebih Bebas Menentukan Arah 
Traveling sendirian memiliki sensasi yang luar biasa. Kamu akan merasakannya saat melakukan perjalanan itu langsung. Tidak ada batasan akan ke mana saja, tidak perlu ragu mengambil langkah. Hanya ada kamu sendiri. Bebas menuju ke manapun yang kamu suka.
2.    Jadi Lebih Berani 
Kadang traveling sendirian itu agak sedikit berbahaya, karena akan banyak hal tak terduga yang akan kamu temukan. Tapi, di situ lah letak kenikmatannya. Dengan persiapan yang matang, segala kemungkinan tak terduga itu akan bisa segera kamu atasi.
3.    Melatih kemampuan Beradaptasi 
Tentu saja akan melatih kemampuanmu dalam beradaptasi di lingkungan baru. Dengan sendirian, kamu bisa lebih belajar tentang pentingnya beradaptasi ketimbang bersama teman atau rombongan.
4.    Menemukan Banyak hal Baru 
Banyak hal baru yang mungkin tidak kamu temukan kalau traveling rame-rame. Bahkan mungkin pengalaman dari traveling ini akan berdampak perubahan besar bagi perjalanan hidupmu. Coba saja.
5.    Lebih Banyak Waktu Sendiri 
Dengan sendiri otomatis kamu akan lebih banyak waktu sendiri, bahkan sebagian besar waktumu adalah saat sendiri. Sisanya mungkin bergabung dengan warga setempat atau bertemu teman baru di lokasi tujuan.
Waktu sendiri ini tentu saja bisa kamu manfaatkan untuk banyak hal, salah satunya berpikir. Memikirkan solusi dari masalah, rencana kedepan, dan banyak hal lagi. Waktu ketika sendiri ini seringkali saya manfaatkan untuk memikirkan banyak hal. Bisa saja setelah traveling atau setelah kembali ke kehidupan normal, kamu menjadi pribadi yang berbeda, karena tentu saja kamu akan mendapatkan banyak pelajaran baru di dalamnya.
Selanjutnya, setelah kamu sudah siap untuk melakukan perjalanan jarak jauh, yang dibutuhkan adalah persiapan yang matang. Untuk persiapan, jangan terlalu muluk-muluk juga persiapin banyak hal sampai segala bekal Menuhin ransel. Mau travel atau piknik? Haha. Kalau saya sih, ini beberapa hal yang saya persiapkan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.
1.    Persiapan Fisik 
Enggak perlu sampai harus latihan fisik atau stretching segala, cukup istirahat yang cukup sehari sebelum keberangkatan. Kalau saya yang berangkatnya selepas Shalat Subuh, malamnya saya tidur jam 10 atau kurang untuk menjaga istirahat cukup. Tapi ya hati-hati, walaupun begitu tetap saja di jalan aka nada masanya kita akan merasa ngantuk, apalagi melakukan perjalanan sendirian yang tidak bisa ganti posisi menjadi penumpang.
2.    Gps/Google Maps 
Ini adalah salah satu bagian penting yang harus ada dalam setiap perjalanan saya. Mungkin tanpa ini saya akan kesulitan menentukan jalan mana yang akan dilewati. Apalagi saat itu adalah pertama-kalinya saya melakukan perjalanan sendirian dengan jarak lebih dari 600 km. Dalam postingan sebelumnya juga sudah saya jelaskan tentang cara kegunaan google maps: Google Map adalah aplikasi tepat untuk para traveler. Sangat sederhana cara pemakaiannya.
3.    Kompas 

Selain google maps, saya juga selalu membawa kompas sebagai petunjuk arah dengan cara mengalungkannya pada leher ini berfungsi sebagai penunjuk arah selain menggunakan google maps yang tentu saja lebih ribet digunakan sambil berkendara.
4.    Jam Tangan

 
Jam tangan sebagai pengingat waktu. Saya seringkali memnghitung jarak yang ditempuh dalam waktu sekian menit dengan melihat speedometer juga kecepatan motor saat itu. Dengan begitu, kita bisa memprediksi berapa lama lagi kita akan sampai tanpa perlu melihat estimasi waktu tempuh pada google maps.
Menurut saya pribadi ini cukup banyak membantu, tapi tidak berpengaruh besar. Ada atau tidak ada jam tangan bukan masalah besar.
5.    Masker, Sarung Tangan, Jaket (Kalau Bisa Jaket Kulit, dan Sepatu, dan Air Minum 
Gambar Masker dan Sarung TanganIni adalah perangkat wajib yang harus disiapkan apabila ingin berkendara jarak jauh. Debu, polusi, panas terik matahari tentu saja akan menjadi teman kita saat berkendara. Air minum juga penting, untuk mencegah kita dari dehidrasi, apalagi pas siang waktu matahari lagi terik. Uh. Kalau enggak sempet bawa ya bisa beli di warung-warung yang dilewati sepanjang jalan menuju tujuan.

6.    Mengecek Kondisi Motor 
Nah, bagian ini juga sangat penting. Jangan sampai ditengah jalan atau di kawasan hutan nanti malah ban bocor, rantai putus, bensin habis, atau masalah-masalah motor lainnya. Jangan sampai itu terjadi. Oleh karena itu sebelumnya cek dulu kondisi motor, apa sudah layak digunakan perjalanan jauh. Kalau perlu diservis saja.
7.    Berdoa 
Nah, tentu saja jangan lupa untuk berdoa juga. Minta keselamatan kepada yang kuasa agar perjalanan dimudahkan tanpa ada hambatan berarti.
Pokoknya, bagi saya berkendara itu memberikan kenikmatan tersendiri. Refreshing. Ya walaupun menguras stamina yang lumayan banyak, tetap saja traveler itu mengasyikan, terlebih lagi ketika sudah sampai tujuan. Perasaan senangnya itu berkali-kali lipat. Seperti seorang agen rahasia yang telah sukses menjalankan misi penting. Haha. Itu menurut saya. Lalu, bagaimana menurutmu?


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

7 komentar

komentar
24 May 2016 at 08:41 delete

kalau saya lebih suka travel sama orang lain ya.
kalau sendiri kurang ada teman ngobrolnya...
kalau saya pribadi suka banget keliling objek wisata yang ada di tempat tinggal saya.
kebetulan tinggal di bali, jadi banyak banget tempat wisata bagus di bali. hehehehehehe.

Reply
avatar
24 May 2016 at 09:22 delete

Keren ya travelingnya naik sepeda motor. Pasti asyik tuh karena tinggal berangkat aja nggak tergantung sama jadwal keberangkatan bus atau kereta kaya yang traveling naik angkutan umum. Salam kenal dari Pemalang :)

Reply
avatar
24 May 2016 at 10:31 delete

pastinya seru ya ada tantangannya euy

Reply
avatar
25 May 2016 at 09:00 delete

Haha. Iya sih, tiap orang kan punya hobi dan kebiasaan masing-masing. Yang penting tujuannya sama-sama have fun.

Reply
avatar
25 May 2016 at 09:02 delete

Wuih, orang Pemalang. Salam kenal balik dari Lombok :D
Pengen deh kapan-kapan ke Pemalang juga, belum pernah ke sana. Paling pernahnya ke Kudus atau Semarang.

Reply
avatar
25 May 2016 at 09:04 delete

Ada yang bilang seru, ada yg bilang boring. Malah bahaya juga. Haha. Tergantung tiap orang sih.

Reply
avatar